Deskripsi

- Fuel : Gasoline
- Engine : Honda GX160
- Engine Power : 5.5 Hp
- Rotation Speed : 3600r/min
- Dia of Vibrator Head : 38mm
- Dia of Flexible Shaft : 10mm
- Dia of Flexible Hose : 30mm
- Producttivity : 6.5m3/h
- Hose Long : 6Meters
- Net Weight : 40Kg
Rp 5.000.000
Gasoline Engine Vibrator adalah mesin yang digunakan untuk memutar sling yang ada di dalam selang atau flexible shaft sesuai dengan putaran mesin sehingga menggerakkan bandul yang ada di dalam head. Biasa digunakan sebagai pemadat beton cair. Tersedia dalam 2 pilihan engine yaitu, Honda GX160. Operator hanya perlu menghubungkan selang dengan Mechanical Engine Vibrator lalu vibrator head dicelupkan ke dalam beton cair sehingga tidak ada celah atau gelembung pada beton, banyak diaplikasikan pada pekerjaan pengecoran dinding, kolom bridge casting, konstruksi bangunan gedung yang tidak memiliki akses listrik.

Vibratory Roller FYL-S600 adalah mesin pemadat yang menggabungkan antar tekanan dan getaran. Vibratory roller mempunyai efisiensi pemadatan yang baik, alat ini memungkinkan digunakan secara luas dalam tiap jenis pekerjaan pemadatan. Biasa digunakan sebagai pemadat permukaan aspal, permukaan kerikil, pasir dan proyek lainnya. FYL-S600CS adalah vibratory roller berukuran kecil, yang digunakan untuk memperbaiki dan merawat berbagai jalan, jalan tol, area parkir, lapangan olah raga dan halaman taman. FYL-S600CS sangat cocok untuk pemadatan pada area yang sempit. Dilengkapi dengan mesin Diesel Changchai R180 dengan output hingga 7 hp. FYL-S600CS dilengkapi dengan beberapa fitur seperti, radius operasi kecil bisa bekerja di area kecil, Hydraulic Motor Double Drum Driving memastikan kinerja pemadatan keseluruh mesin, dilengkapi dengan electric starter.
High Frequency Internal Vibrator M38AFP adalah selang yang menyalurkan listrik dengan frekuensi tinggi yang disupply oleh unit Converter untuk menggerakkan head motor sehingga menggerakkan bandul yang ada di dalam head. Biasa digunakan sebagai pemadat beton cair, tersedia dalam 5 ukuran head, 38, 50, 58, 65, 75 mm. Operator hanya perlu mencelupkan vibrator head ke dalam beton cair sehingga tidak ada celah atau gelembung pada beton, banyak diaplikasikan pada pekerjaan pengecoran dinding, kolom bridge casting, konstruksi bangunan gedung. Pengoperasian menggunakan tenaga listrik, sehingga tidak menimbulkan polusi baik untuk lingkungan maupun orang lain. M38AFP dilengkapi dengan beberapa fitur seperti, switch box terbuat dari technical plastic (PA) dirancang agar tahan terhadap air, semen, dan abrasi. Frekuensi serta amplitudo pada M38AFP menjamin pemadatan beton secara optimal. M38AFP telah mendapat sertifikasi CE Certification (2006/42/CE, 2000/14/CE, 2002/44/CE, 2006/95/EC*, 89/336/EC*, 2002/95/EC*, 2002/96/EC*).
External Vibrator Beton Wacker Neuson AR 34 3 400 adalah selalu pilihan yang tepat, terutama untuk digunakan konveyor dan teknologi penyaringan.
External Vibrator Beton Wacker Neuson dirancang untuk hasil ekonomi dan teknis yang optimal dapat dicapai dengan vibrator beton yang tepat untuk mengisi, pemadatan, pengangkutan,
Jual Shaft Vibrator Mikasa FX 60 fungsi utama dari alat ini sendiri adalah sebagai tranmissi atau power suply untuk menghidupkan selang internal vibrator yang biasa digunakan untuk proses pemadatan concrete pada saat pengecoran baik itu lantai ataupun dinding.
Jual Converter Vibrator Beton Mikasa FC401 adalah alat untuk merubah atau mengkonversi arus listrik dari daya 380 V menjadi 400 V agar bisa menghasilkan Out put 42V sampai 48 V,dengan cara menaikan frequency (Hz) dari 50 Hz menjadi 200Hz karna itu alat ini disebut dengan CONVERTER sesuai dengan pungsinya,converter FC 401 ini tampil dengan model terbaru dan tampilan terbaru dengan menggunakan sistem magtenic berbeda dengan type sebelumnya yang menggunakan gulungan kawat,selain itu pungsi utama dari alat ini sendiri adalah sebagai tranmissi atau power suply untuk menghidupkan selang internal vibrator yang biasa digunakan untuk proses pemadatan concrete pada saat pengecoran baik itu lantai ataupun dinding.
External Vibrator Beton Wacker Neuson PEV 10 adalah selalu pilihan yang tepat, terutama untuk digunakan konveyor dan teknologi penyaringan.
External Vibrator Beton Wacker Neuson dirancang untuk hasil ekonomi dan teknis yang optimal dapat dicapai dengan vibrator beton yang tepat untuk mengisi, pemadatan, pengangkutan,
External Vibrator Beton Tigon TG – EXV 503 B melampirkan, melalui braket atau penjepit sistem, dengan bentuk yang konkret. Ada berbagai macam vibrator beton eksternal yang tersedia dan beberapa produsen vibrator memiliki braket atau penjepit sistem yang dirancang agar sesuai dengan merek utama dari bentuk beton. vibrator beton eksternal yang tersedia di hidrolik, pneumatik atau listriExternal Vibrator adalah Alat Konstruksi yang biasa digunakan untuk di aplikasikan pada pekerjaan proyek pengecoran, dll. External Vibrator carakerjanya adalah Prinsip getaran alat ini sama dengan tipe Internal Vibrator, yang membedakan hanya cara aplikasi penggunaan, dimana untuk tipe eksternal ditempatkan pada sisi bidang yang dicor, bukan dicelup.
High Frequency Internal Vibrator M7AFP adalah selang yang menyalurkan listrik dengan frekuensi tinggi yang disupply oleh unit Converter untuk menggerakkan head motor sehingga menggerakkan bandul yang ada di dalam head. Biasa digunakan sebagai pemadat beton cair, tersedia dalam 5 ukuran head, 38, 50, 58, 65, 75 mm. Operator hanya perlu mencelupkan vibrator head ke dalam beton cair sehingga tidak ada celah atau gelembung pada beton, banyak diaplikasikan pada pekerjaan pengecoran dinding, kolom bridge casting, konstruksi bangunan gedung. Pengoperasian menggunakan tenaga listrik, sehingga tidak menimbulkan polusi baik untuk lingkungan maupun orang lain. M7AFP dilengkapi dengan beberapa fitur seperti, switch box terbuat dari technical plastic (PA) dirancang agar tahan terhadap air, semen, dan abrasi. Frekuensi serta amplitudo pada M7AFP menjamin pemadatan beton secara optimal. M7AFP telah mendapat sertifikasi CE Certification (2006/42/CE, 2000/14/CE, 2002/44/CE, 2006/95/EC*, 89/336/EC*, 2002/95/EC*, 2002/96/EC*).